Hati-hati dengan penipuan melalui telemarketing anda harus waspada!!!.

19 Jun 2009

Hati-hati dengan penipuan melalui telemarketing anda harus waspada!!!.

Pada tanggal 17 Juni 2009, istri saya dihubungi oleh telemarketing PT. XXX (istri saya lupa) yang menawarkan fasilitas menginap di Kota xxx, di daerah puncak. Telemarketing mengatakan bahwa istri saya adalah orang terpilih yang mendapatkan voucher gratis fasilitas menginap di kota XXX tersebut tanpa keluar uang sepeserpun karena ibu adalah pemegang kartu visa dari bank XXX (si marketing tahu bahwa istri saya pemegang kartu visa salah satu bank terkemuka, Dari mana si marketing tahu bahwa istri saya pemegang kartu visa??). Karena dengan kata-kata tidak keluar uang sepeserpun istri saya beranggapan bahwa semua ini adalah gratis, tanpa sadar istri saya mengiyakan semua yang dikatakan oleh si telemarketing tersebut.

Kemudian si marketing memancing istri saya untuk menyebutkan nomor kartu kreditnya karena si marketing tahu istri saya pemegang kartu kredit Bank X maka simarketing mulai menyebutkan dengan empat digit nomor awal kartu kredit XXXX kemudian mulai memancing istri saya untuk menyebutkan 16 angka selanjutnya.
Singkat cerita semua data kartu kredit diketahui oleh pihak marketing PT. XXX tersebut.

Tidak selang beberapa lama istri saya dihubungi oleh marketing yang berbeda, untuk mengkonfirmasi tranksaksi yang telah dilakukan oleh istri saya. Istri saya kaget bukan kepalang, loch karena dia tidak merasakan melakukan transaksi tapi apa mau dikata begitu di chek pihak penerbit kartu kredit , kartu kredit telah didebet oleh PT. XXX.

Saya anggap semua ini adalah penipuan karena saya sudah hub salah satu marketingnya untuk menyelesaikan masalah ini dengan nomor HP 085692516xx, tapi sampai surat ini dibuat tidak ditanggapi artiya tidak ada etikat baik dari PT. XXX untuk menyelesaikan masalah ini.

Saya Mohon Tanggapan dari:
1. Visa Internasional, mengapa transaksi bisa terjadi tanpa ada tandatangan draft ataupun
verivikasi data? Transaksi jenis apa saja yang diakui oleh VISA Internasional sebagai
bukti melakukan transaksi yang syah?
2. Jika terjadi pembobolan kartu kredit, sistem siapa yang lemah??, bank penerbit kartu
Kredit atau VISA Internasional

Saya sendiri pemegang kartu VISA Internasional sejak tahun 2001 dan memegang 2 Kartu, istri saya juga pemegang kartu VISA Internasional, saya mohon kepada Bank Penerbit Kartu Kredit maupun Visa Internasional secara bersama-sama melindungi nasabahnya dengan system yang mutahir dan tidak mengakui transaksi melalui telemarketing kecuali atas request/permintaan nasabah serta melindungi data nasabah dari pihak2 yang tidak bertanggungjawab.

Terus terang saya jadi kuatir memegang kartu kredit, kuatir dibobol oleh orang yang tidak bertanggujawab, kalau terjadi pembobolan seperti di atas, tetap saja nasabah akan menjadi korbannya.


TAGS


-

Author

Follow Me