• Today is Friday, May 18, 2012

28 Responses to “Papua Menyeramkan, Kata Siapa?”

  1. djagad says:

    aku belum pernah ke Pulau Mansinam. Cuma pernah ke Manokwari, Sorong dan Raja Ampat. Di sana memang menyenangkan. Sorong penduduk menyenangkan. Raja Ampat pemandangan dan penduduk ramah. Tapi raja ampat banyakan pendatang…. Tapi di Sorong dan Raja Ampat memang seru. Kali lain lah aku ke Mansinam….

  2. moismiiy21 says:

    Udah lama pengen ke papua, kapan ya bisa kesana? tapi perjalanan cukup lama dan melelahkan bukan?
    makasih infonya, sedikit mengobati rasa ingin tahu. hehehe.

    Salam
    @moiIsmiy

  3. gibran says:

    Salut dengan Sultan Tidore, yang mengijinkan penginjil memasuki wilayahnya, mereka dilindungi dibiarkan untuk menyebarkan agama Kristen di wilayah kekuasaan kesultanan Islam. Pmimpin2 di negara yang mayoritas Kristen harusnya mencontoh sikap toleran Sultan Tidore itu yg berjiwa Pluralis.Tokoh2 Pluralis jangan hanya berjuang di Indonesia berjuanglah di Philipina, Amerika dan negara2 Eropa, ajari tentang Pluralisme yang selalu menyudutkan minoritas Islam di negaranya.

  4. Bravo Papua says:

    Ini baru berita…. bukan mau lepas dari NKRI saja yg di muat

  5. lucerahma says:

    yang bilang menyeramkan siapa???
    mungkin lebih tepat kalo di bilang mencekam. dari foto-foto kamu ngak keliatan sih,namanyakan tujuannya mau wisataroh bukan mau liputan daerah konflik papua.hehee…tapi, itu cerita dan foto2nya bikin ngiri loh, jadi pingin ksna *langsung ngecek buku tabungan^^,

    salam kenal:)

  6. tabehmarb says:

    Manokwari kota yang sangat indah, 4 tahun saya tinggal dan bekerja di sana. Banyak kenangan yang tak terlupakan di sana :)

  7. fitra says:

    Belum ke papua kalau belum pernah injak wamena.
    Visit Papua…

  8. indonesia says:

    Amazing papua…
    udah pernah keliling disana Sorong,manokwari,fak-fak,nabire,kaimana,merauke n jayapura…
    mantap sudah…

  9. malvin says:

    Betulll…. image papua menyeramkan hanya dibuat oleh sekelompok manusia tdk bertanggung jawab, utk kepentingan tertentu… Papua harus kita jaga jangan sampai lepas ke tangan kelompok- kelompok tdk bertanggung jawab

  10. dina says:

    Saya sudah pernah ke Pulau Mansinam, waktu itu berencana untuk Kuliah Kerja Nyata ke Wasior. Selagi menunggu kapal Gracelia boleh bertolak ke pelabuhan Wasior, kami diajak ABK Gracelia ke Pulau Mansinam. Sungguh pulau yang indah! Anak-anaknya manis-manis, penduduknya ramah, dan pemandangannya, tidak usah ditanya lagi. Papua itu indah, saudara!

  11. diandono says:

    Cerita yang indah, dari tanah yang indah. Semoga keindahan lain terus bersemi di pulau ini. salam kenal

  12. risu says:

    aku belum penah ke papua

  13. vhian says:

    yap papua is the best dh, siapa bilang papua tu menyeramkan, justru sebalik’a, hutan’a laut’a udah kyak teman, dri lahir smpe skarang umur 17 thun, aku ttep bangga sma papua, beda bgt sma jakarta, kta orang jakarta tu bagus, trnyata masih kalah keren dripada papua,,,,
    Love u papua,,,.

  14. Andrew says:

    Tanah diberkati, Gbu

  15. Mukhlas says:

    Mengutip apa yang di katakan Ayah Papua di Aceh, bahwa Papua dan Aceh adalah Indonesia Sebenarnya,..mengutip dari sebuah Lagu ” dari sabang Sampai merauke “, Kalo Indonesia Mau menjadi Negara Makmur & Maju, Perhatikan Dulu papua dan Aceh…!

  16. papua memang menyenangkan ….

  17. melly says:

    Aaahhh Papua
    I Love YOU!
    pengen bgt bisa traveling ke Papua

  18. iya bener banget . thanks ya artikelnya :D

  19. soesanto says:

    aku pernah ke fak-fak hampir 1 bulan. orangnya baik2 dan ramah. klo malam kotanya indah banget dilihat dari bawah. penduduknya mayoritas muslim

  20. Jeslika Orpa says:

    aku bangga jadi orang Papua dan aku bangga punya kulit hitam dan rambut yg keriting karna itu aku beda di seluruh indonesia bahka di eropa karna karna masi ada juga di bagian asia ada orang kulit hitam dan rambut keriting

  21. saef says:

    Yuppp, Ane pernah tinggal di Jayapura ( Kota Raja ), Kampung Batak namanya.cukup lumayan damai ,terus kalo hari minggu kaya lagi lebaran di jakarta ( Semua pada ke greja ).
    Tapi pas puasa juga yg muslim pada rajin ngamal nya , jakarta kalah.di sana tiap hari ada buka bersama ,baik di musholah atau masjid .

  22. Sejak kedatangan Ottow dan Geisher Masyarakat Papua mulai mengenal agama, mengenal pendidikan, dan kehidupan yang lebih modern dan bermartabat..

    apakah maksudnya kehidupan yang lebih modern dan bermartabat? maksudnya mungkin kebudayaan asli papua itu sangat barbar, kampungan, dan tidak berbudaya? serta mereka tidak punya martabat sebelum adanya agama tersebut?

    saya rasa tidak. kebudayaan mereka justru yang paling original dan bertahan sampai sekarang. saya yakin juga terdapat nilai2 ketuhanan dan kemasyarakat didalamnya, sehingga tidak layak kalimat tersebut dilayangkan disana.

    akankah masyarakat papua menjadi seperti aborigin di Indonesia? hormati dan hargailah kebudayaan asli mereka

  23. ancha says:

    Kata siapa papua menyeramkan, hanya di Media aja kok yg bikin papua itu seram,,, setahun di Sorong bikin betah,,, malah pengen rasanya balik kesana lagi,,,

  24. Andi says:

    Papua (Irian Jaya Aman kok).

    Yang ga aman itu sebelahnya Papua, jadi tetep aja harus hati2 kalo keluar rumah/hotel di Papua, karena kejahatan bisa terjadi kalo ada kesempatan.

    Hindari memakai / membawa barang2 yang mencolok seperti laptop, gelang emas dsb.

    Lagi jalan tiba2 dirampok, bisa terjadi di sebelahnya Papua.

    Warm Regards,
    Andi

  25. Pecinta subsidi says:

    Papua nanti bisa menyeramkan bila sudah didirikan perwakilan fpi di sana…

  26. Joko S says:

    wah, jadi tertarik pengen wisata kesana. hehe…

Leave a Reply